Kursus IT Dasar JavaScript 038_Tipe Data
Dalam JavaScript, tipe data digunakan untuk merepresentasikan berbagai jenis data, seperti angka, string, nilai boolean, dll. Tipe data dalam JavaScript dibagi menjadi dua kategori utama: tipe data primitif dan tipe data objek.
Tipe Data Primitif
Nilai tipe data primitif hanya berisi satu konten tunggal (string, angka, atau lainnya).
Number (Angka)
Digunakan untuk merepresentasikan angka, termasuk bilangan bulat dan bilangan floating-point. Misalnya: 5, 3.14, -10.
Angka dapat memiliki banyak operasi, seperti perkalian *, pembagian /, penjumlahan +, pengurangan -, dll.
Selain angka reguler, juga termasuk apa yang disebut “nilai khusus” yang termasuk dalam tipe ini: Infinity, -Infinity dan NaN.
Tipe Number adalah tipe floating-point, yang dapat memiliki masalah presisi saat melakukan perhitungan yang tepat, seperti: 0.1 + 0.2.
Anda dapat menggunakan metode parseInt() untuk mengonversi string menjadi bilangan bulat, dan metode parseFloat() untuk mengonversi string menjadi bilangan floating-point.
Contoh:
let age = 25;console.log(0.1 + 0.2); // Keluaran 0.30000000000000004let result = 0.1 * 10 + 0.2 * 10;result = result / 10; // Mengonversi hasil kembali menjadi bilangan floating-pointconsole.log(result); // Keluaran 0.3BigInt (Integer Besar)
Tipe data yang merepresentasikan bilangan bulat presisi arbitrer (terkait dengan batasan ukuran memori). Ini memungkinkan Anda merepresentasikan nilai bilangan bulat yang lebih besar dari rentang tipe Number tanpa kehilangan presisi. Gunakan sufiks n atau panggil konstruktor BigInt() untuk membuat BigInt.
Menangani nilai bilangan bulat di luar rentang Number, tidak dapat dicampur dengan bilangan bulat reguler, tidak dapat dikonversi melalui parseInt() atau parseFloat().
Contoh:
let bigIntLiteral = 123n;let bigIntObject = BigInt(456);String (String)
Digunakan untuk merepresentasikan data teks. String terdiri dari serangkaian karakter dan dapat berisi huruf, angka, simbol, dll., misalnya: “Hello, World!”, “Halo”, ‘123’.
String harus diapit tanda kutip, termasuk: tanda kutip tunggal 'Hello', tanda kutip ganda "Hello", backtick `Hello`. Tanda kutip tunggal dan ganda adalah tanda kutip “sederhana”, backtick adalah tanda kutip dengan fungsi yang diperluas yang memungkinkan referensi variabel secara langsung melalui ${…} dan mempertahankan format teks.
Baris baru \n, tab \t, backslash itu sendiri \\, tanda kutip tunggal \' dan tanda kutip ganda \", carriage return \r
Contoh:
let text = "Hello, World!";Boolean (Boolean)
Digunakan untuk merepresentasikan nilai logis, hanya memiliki dua nilai yang mungkin: true atau false.
Contoh:
let isStudent = true;Undefined (Tidak Terdefinisi)
Digunakan untuk merepresentasikan variabel yang tidak diinisialisasi, tidak terdefinisi, tidak ditetapkan atau fungsi tanpa nilai parameter.
Contoh:
let undefinedVar;alert(undefinedVar);Null (Null)
Digunakan untuk merepresentasikan nilai khusus “tidak ada”, “kosong” atau “nilai tidak diketahui” atau nilai objek yang tidak ada.
Contoh:
let nullValue = null;Symbol (Simbol)
Digunakan untuk membuat pengenal yang unik dan tidak dapat diubah. Biasanya digunakan untuk mendefinisikan properti pribadi objek, membuat konstanta unik, atau berfungsi sebagai pengenal untuk perilaku khusus. Setiap simbol yang dibuat melalui Symbol adalah unik, bahkan jika mereka memiliki deskripsi yang sama, mereka berbeda.
Contoh:
const symbol1 = Symbol();const symbol2 = Symbol();console.log(symbol1 === symbol2); // Keluaran false, setiap Symbol adalah unikTipe Data Objek
Dapat digunakan untuk menyimpan koleksi data atau konten yang lebih kompleks.
Object (Objek)
Digunakan untuk menyimpan pasangan kunci-nilai, atau dengan kata lain, hubungan pemetaan antara properti dan nilai properti. Objek dapat berisi nilai dari berbagai tipe data, termasuk angka, string, nilai boolean, array, objek lain, dll.
Contoh:
let person = { name: "Alice", age: 30, isStudent: false};Array (Array)
Array adalah struktur data yang terurut dan dapat diubah yang digunakan untuk menyimpan sekelompok nilai. Array dapat berisi elemen dari berbagai tipe data, dan setiap elemen memiliki indeks yang sesuai.
Contoh:
let numbers = [1, 2, 3, 4, 5];Function (Fungsi)
Fungsi adalah blok kode yang dapat digunakan kembali yang dapat menerima parameter input, melakukan serangkaian operasi, dan mengembalikan hasil. Fungsi adalah warga negara kelas satu dalam JavaScript, mereka dapat ditetapkan ke variabel, diteruskan sebagai parameter ke fungsi lain, atau digunakan sebagai nilai kembalian dari fungsi lain.
Contoh:
function greet(name) { console.log("Hello, " + name + "!");}greet("JavaScript");typeof
typeof adalah operator dalam JavaScript yang digunakan untuk mendapatkan tipe variabel yang diberikan (jadi tidak perlu tanda kurung dalam typeof). Ini mengembalikan string yang merepresentasikan tipe variabel.
Contoh:
let undefinedVariable;let booleanVariable = true;let numberVariable = 42;let stringVariable = "Hello";let objectVariable = { key: "value" };let functionVariable = function() {};let symbolVariable = Symbol("mySymbol");let nullVariable = null;
console.log(typeof undefinedVariable); // Keluaran "undefined"console.log(typeof booleanVariable); // Keluaran "boolean"console.log(typeof numberVariable); // Keluaran "number"console.log(typeof stringVariable); // Keluaran "string"console.log(typeof objectVariable); // Keluaran "object"console.log(typeof functionVariable); // Keluaran "function"console.log(typeof symbolVariable); // Keluaran "symbol"console.log(typeof nullVariable); // Keluaran "object"Penggunaan typeof x, x akan mengembalikan tipe variabel dan nilai variabel. Pertama menjalankan typeof x, kemudian menjalankan x, dan menghasilkan kedua nilai.
Contoh:
let x = 42;console.log(typeof x, x);typeof xmengembalikan “number”, menunjukkan bahwa tipe variabelxadalah angka.xmengembalikan nilai variabelx, yaitu42.