Kursus IT Dasar JavaScript 035_HelloJavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograman berorientasi objek, dinamis, dan tingkat tinggi, dan merupakan salah satu bahasa pemrograman paling populer di dunia. Ini terutama digunakan untuk pengembangan Web, tetapi juga diterapkan secara luas dalam pengembangan sisi server, pengembangan game, pengembangan mobile, dan bidang lainnya.
JavaScript awalnya dirancang dan diimplementasikan oleh Brendan Eich di Netscape pada tahun 1995, awalnya disebut “LiveScript”, kemudian diubah namanya menjadi JavaScript.
Pada tahun 1997, ECMA International (Asosiasi Produsen Komputer Eropa) menerbitkan standar ECMAScript, yang mendefinisikan sintaks dan semantik JavaScript. Publikasi standar ECMAScript membuat JavaScript menjadi bahasa yang terstandarisasi dan mendapat dukungan dari semua browser utama.
JavaScript berbeda dari Java. Meskipun namanya mirip, keduanya adalah bahasa pemrograman yang berbeda. JavaScript terutama digunakan untuk pengembangan front-end dan dijalankan melalui browser, sedangkan Java biasanya digunakan untuk pengembangan back-end dan merupakan bahasa pemrograman yang independen.
JavaScript memiliki karakteristik utama berikut:
- Mudah dipelajari dan digunakan: Sintaks JavaScript relatif sederhana, bahkan orang tanpa pengalaman pemrograman dapat dengan cepat memulai.
- Dinamis: JavaScript adalah bahasa dinamis, tipe variabel dapat diubah secara dinamis saat runtime.
- Berorientasi objek: JavaScript mendukung konsep pemrograman berorientasi objek (OOP), termasuk enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfisme.
- Berbasis peristiwa: JavaScript biasanya mengimplementasikan interaksi dengan pengguna melalui penanganan peristiwa, seperti mengklik tombol, memasukkan teks, dll.
- Bahasa skrip: JavaScript adalah bahasa skrip, biasanya ditafsirkan daripada dikompilasi. Ini memungkinkannya untuk dijalankan langsung di browser.
Seiring waktu, JavaScript telah berkembang menjadi bahasa pemrograman tujuan umum, tidak hanya digunakan untuk pengembangan front-end, tetapi juga untuk pengembangan sisi server (menggunakan Node.js), serta pengembangan game, aplikasi mobile, dan program lainnya.
Aplikasi JavaScript di bidang lain meliputi:
- Pengembangan sisi server: Menggunakan platform seperti Node.js, JavaScript dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi sisi server.
- Pengembangan game: JavaScript dapat digunakan untuk mengembangkan game web dan game mobile.
- Pengembangan mobile: JavaScript dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi mobile hybrid.
Cara menggunakan JavaScript
JavaScript Internal
Di dalam dokumen HTML, masukkan kode JavaScript dengan tag <script> di dalam tag <head> atau <body>. Skrip seperti itu dijalankan saat halaman dimuat. Disarankan untuk memperkenalkannya sebelum tag penutup </head> atau </body>.
Contoh:
<!-- area head --> <script> alert('Halo JavaScript internal!'); </script> <!-- area head -->Efek:

JavaScript Eksternal
Simpan kode JavaScript dalam file independen dan referensikan file eksternal melalui atribut src dari tag <script>. Ini membantu penggunaan kembali dan pemeliharaan kode.
Contoh:
<script src="script.js"></script> alert('Halo JavaScript eksternal!');Efek:


JavaScript Inline
Referensi inline adalah menulis kode JavaScript langsung di atribut peristiwa tag HTML, biasanya digunakan untuk menangani interaksi atau peristiwa sederhana dan spesifik. Seperti: penanganan peristiwa, manipulasi DOM
Contoh:
<a href="javascript:alert('Halo JavaScript!')">Tes JavaScript</a>Efek:
