Kursus IT Dasar CSS 026_Tampilan, Visibilitas, Efek
Tampilan
Dalam CSS, properti display menentukan cara elemen ditampilkan di halaman.
display: none;
Menyembunyikan elemen, membuatnya tidak terlihat di halaman dan tidak menempati ruang serta tidak memengaruhi tata letak. Elemen tidak akan ditampilkan di halaman.Contoh:
.example{ display: none; } <div class="example">Teks uji</div>ABC123Efek:

display: block;
Menampilkan elemen sebagai elemen blok. Ditampilkan di halaman sebagai blok, dengan lebar default 100% dari kontainer induk.Elemen blok adalah elemen yang menempati seluruh lebar, dengan jeda baris sebelum dan sesudahnya.Contoh:
.base{ background-color: deepskyblue; } .example{ display: block; } <a class="base example" href="">Uji hyperlink</a> <br> <a class="base" href="">Uji hyperlink</a>Efek:

display: inline;
Menampilkan elemen sebagai elemen inline. Elemen ditampilkan dalam baris yang sama, tidak menempati satu baris penuh, lebarnya ditentukan oleh konten.Elemen inline hanya memerlukan lebar yang diperlukan dan tidak memaksa jeda baris.Contoh:
.base{ background-color: aquamarine; } .example{ display: inline; } <p class="base example">Uji paragraf</p> <p class="base">Uji paragraf</p>Efek:

display: inline-block;
Menampilkan elemen sebagai elemen blok inline. Elemen ditampilkan dalam baris yang sama, tetapi properti elemen blok seperti lebar, tinggi, dll. dapat diatur.Contoh:
.example1{ display: inline-block; width: 100px; height: 100px; background-color: cornflowerblue; } .example2{ background-color: cornflowerblue; } <p class="example1">Uji paragraf</p> <p class="example1">Uji paragraf</p> <p class="example2">Uji paragraf</p>Efek:

Visibilitas
Dalam CSS, visibilitas dapat dikontrol melalui properti visibility. Properti ini memiliki dua nilai utama: visible dan hidden.
visibility: visible;
Mengatur elemen agar terlihat.Contoh:
.example{ visibility: visible; } <div class="example">Teks uji</div>ABC123Efek:

visibility: hidden;
Mengatur elemen agar tidak terlihat, tetapi elemen yang tersembunyi masih menempati ruang yang sama seperti sebelumnya. Artinya, meskipun elemen disembunyikan, ia masih memengaruhi tata letak.Contoh:
.example{ visibility: hidden; } <div class="example">Teks uji</div>ABC123Efek:

Efek
Efek CSS mengacu pada efek yang mengubah tampilan atau perilaku elemen melalui properti CSS. CSS mendukung berbagai efek, termasuk: warna, latar belakang, border, font, bayangan, gradien, transisi, animasi, dll.
Transparansi
Dalam CSS, transparansi mengacu pada tingkat di mana latar belakang di balik elemen tertutupi. Transparansi dapat diatur menggunakan properti opacity. Rentang nilai properti opacity adalah 0.0 hingga 1.0, di mana 0.0 berarti sepenuhnya transparan dan 1.0 berarti sepenuhnya tidak transparan.
Contoh:
.base{ width: 200px; height: 200px; background-color: #3498db;}.example{ opacity: 0.5; /* 50% transparansi */} <div class="base"></div> <br> <div class="base example"></div>Efek:

Bayangan Teks
Dalam CSS, properti text-shadow digunakan untuk menambahkan bayangan ke teks. Bayangan bisa kabur atau tajam, dan bisa berwarna apa saja.
Contoh:
.example{ text-shadow: 5px 5px 10px rgba(243, 40, 40, 0.8); /* 2px offset horizontal, 5px offset vertikal, 5px radius blur, warna rgba(243, 40, 40, 0.8) */ font-size: 100px; } <div class="example">Teks uji</div>Efek:

Gradien
Dalam CSS, gradien (gradient) adalah efek yang digunakan untuk membuat transisi warna yang halus. Gradien dapat diterapkan pada latar belakang, border, teks, dll. dari elemen.
- Gradien linear (linear gradient): Transisi dari satu posisi ke posisi lainnya.
Contoh:
.example{ background: linear-gradient(to bottom, red, blue); /* Gradien dari atas ke bawah, merah ke biru */ height: 100px; } <div class="example"></div>Efek:

- Gradien radial (radial gradient): Transisi dari satu titik ke segala arah.
Contoh:
.example{ background: radial-gradient(circle, red, blue); /* Gradien lingkaran, merah ke biru */ height: 100px; } <div class="example"></div>Efek:

Transformasi
Dalam CSS, transformasi mengacu pada efek yang mengubah bentuk, posisi, atau ukuran elemen.
- Translasi (Translate): Memindahkan posisi elemen pada bidang.
- Skala (Scale): Mengubah ukuran elemen.
- Rotasi (Rotate): Memutar di sekitar titik pusat elemen.
- Kemiringan (Skew): Memiringkan elemen di sepanjang sumbu horizontal atau vertikal.
- Transformasi gabungan: Menggabungkan beberapa transformasi.
Contoh:
.base { height: 100px; width: 100px; background-color: lightblue;}.example1 { transform: translate(50px, 20px); /* Pindahkan 50px horizontal, 20px vertikal */}.example2 { transform: scale(0.5); /* Skalakan elemen menjadi 0,5 kali */}.example3 { transform: rotate(45deg); /* Putar 45 derajat searah jarum jam */}.example4 { transform: skew(50deg, 20deg); /* Miringkan 50 derajat horizontal, 20 derajat vertikal */}.example5 { transform: translate(50px, 60px) rotate(45deg) scale(1.5);} <div class="base example1"></div> <div class="base example2"></div> <div class="base example3"></div> <div class="base example4"></div> <div class="base example5"></div>Efek:
