Catatan Teknis zhaoJian

Kursus IT Dasar CSS 020_Selektor

Pembelajaran / Dasar CSS ~3475 kata · 9 menit baca - dilihat

Selektor

Selektor digunakan untuk memilih elemen dalam dokumen yang perlu diberi gaya. Melalui berbagai mode pemilihan, memberitahu browser elemen mana yang mendapat gaya apa.

Selektor ID (#)

Memilih elemen berdasarkan ID uniknya. Selektor ID harus unik dalam dokumen dan tidak boleh digunakan ulang.

Contoh:

#myID {
/* Aturan gaya */
}
Selektor Kelas (.)

Memilih elemen berdasarkan nama kelasnya. Selektor kelas dapat digunakan untuk beberapa elemen, dan satu elemen dapat memiliki beberapa kelas.

Contoh:

.myClass {
/* Aturan gaya */
}
Selektor Elemen (p, h1)

Memilih elemen berdasarkan nama elemen HTML-nya. Selektor elemen memilih semua elemen yang cocok dalam dokumen.

Contoh:

p {
/* Aturan gaya */
}
Selektor Universal (*)

Memilih semua elemen dalam dokumen. Harus digunakan dengan hati-hati karena mencocokkan semua elemen dan dapat mempengaruhi kinerja.

Contoh:

* {
/* Aturan gaya */
}
Selektor Atribut ([type="text"])

Memilih elemen berdasarkan nilai atributnya. Selektor atribut dapat memilih elemen berdasarkan nilai atribut yang berbeda.

Contoh:

input[type="text"] {
/* Aturan gaya */
}
Selektor Pseudo-class

Memilih keadaan atau posisi khusus elemen, seperti hover, dikunjungi, dll.

Contoh:

a:hover {
/* Aturan gaya */
}
Selektor Pseudo-element

Memilih bagian khusus elemen, seperti baris pertama, huruf pertama, dll.

Contoh:

p::first-line {
/* Aturan gaya */
}
Selektor Anak

Memilih elemen anak langsung dari suatu elemen. Hanya memilih anak langsung, tidak termasuk keturunan.

Contoh:

ul > li {
/* Aturan gaya */
}
Selektor Saudara Umum

Memilih semua elemen saudara dengan elemen induk yang sama. Memilih semua elemen saudara setelah elemen yang ditentukan, tanpa memerlukan kedekatan.

Contoh:

h2 ~ p {
/* Aturan gaya */
}
Selektor Saudara Berdekatan

Memilih elemen saudara yang langsung mengikuti elemen yang ditentukan.

Contoh:

h2 + p {
/* Aturan gaya */
}
Selektor Keturunan

Memilih semua elemen keturunan di bawah suatu elemen, termasuk elemen yang bersarang dalam.

Contoh:

div p {
/* Aturan gaya */
}
Selektor Gabungan (,)

Menggabungkan beberapa selektor untuk memilih semua elemen yang cocok dengan salah satunya. Digunakan untuk memilih beberapa jenis elemen sekaligus dan menerapkan aturan gaya yang sama.

Contoh:

h1, h2, h3 {
/* Aturan gaya */
}
Daftar Selektor

Mendaftarkan beberapa selektor berdasarkan urutan prioritas untuk memilih yang paling sesuai.

Contoh:

div p,
.myClass,
#myID {
/* Aturan gaya */
}
Aturan Penamaan Selektor
  • Nama selektor harus terdiri dari huruf, angka, garis bawah, atau tanda hubung.

  • Nama harus dimulai dengan huruf atau garis bawah.

  • Nama tidak boleh dimulai dengan angka.

  • Nama tidak boleh mengandung spasi.

    Rekomendasi:

  • Gunakan nama yang bermakna: Nama selektor harus mencerminkan fungsi atau tujuan elemen yang dipilih dengan jelas.

  • Ikuti konvensi penamaan: Gunakan konvensi yang konsisten seperti camelCase atau kebab-case untuk meningkatkan konsistensi kode.

  • Hindari singkatan yang tidak bermakna: Hindari singkatan yang terlalu pendek atau tidak bermakna agar pengembang lain dapat memahami.

  • Ikuti semantik: Gunakan selektor semantik untuk meningkatkan keterbacaan dan pemeliharaan kode.

Bagikan:

Komentar