Kursus IT Dasar CSS 020_Selektor
Selektor
Selektor digunakan untuk memilih elemen dalam dokumen yang perlu diberi gaya. Melalui berbagai mode pemilihan, memberitahu browser elemen mana yang mendapat gaya apa.
Selektor ID (#)
Memilih elemen berdasarkan ID uniknya. Selektor ID harus unik dalam dokumen dan tidak boleh digunakan ulang.
Contoh:
#myID { /* Aturan gaya */}Selektor Kelas (.)
Memilih elemen berdasarkan nama kelasnya. Selektor kelas dapat digunakan untuk beberapa elemen, dan satu elemen dapat memiliki beberapa kelas.
Contoh:
.myClass { /* Aturan gaya */}Selektor Elemen (p, h1)
Memilih elemen berdasarkan nama elemen HTML-nya. Selektor elemen memilih semua elemen yang cocok dalam dokumen.
Contoh:
p { /* Aturan gaya */}Selektor Universal (*)
Memilih semua elemen dalam dokumen. Harus digunakan dengan hati-hati karena mencocokkan semua elemen dan dapat mempengaruhi kinerja.
Contoh:
* { /* Aturan gaya */}Selektor Atribut ([type="text"])
Memilih elemen berdasarkan nilai atributnya. Selektor atribut dapat memilih elemen berdasarkan nilai atribut yang berbeda.
Contoh:
input[type="text"] { /* Aturan gaya */}Selektor Pseudo-class
Memilih keadaan atau posisi khusus elemen, seperti hover, dikunjungi, dll.
Contoh:
a:hover { /* Aturan gaya */}Selektor Pseudo-element
Memilih bagian khusus elemen, seperti baris pertama, huruf pertama, dll.
Contoh:
p::first-line { /* Aturan gaya */}Selektor Anak
Memilih elemen anak langsung dari suatu elemen. Hanya memilih anak langsung, tidak termasuk keturunan.
Contoh:
ul > li { /* Aturan gaya */}Selektor Saudara Umum
Memilih semua elemen saudara dengan elemen induk yang sama. Memilih semua elemen saudara setelah elemen yang ditentukan, tanpa memerlukan kedekatan.
Contoh:
h2 ~ p { /* Aturan gaya */}Selektor Saudara Berdekatan
Memilih elemen saudara yang langsung mengikuti elemen yang ditentukan.
Contoh:
h2 + p { /* Aturan gaya */}Selektor Keturunan
Memilih semua elemen keturunan di bawah suatu elemen, termasuk elemen yang bersarang dalam.
Contoh:
div p { /* Aturan gaya */}Selektor Gabungan (,)
Menggabungkan beberapa selektor untuk memilih semua elemen yang cocok dengan salah satunya. Digunakan untuk memilih beberapa jenis elemen sekaligus dan menerapkan aturan gaya yang sama.
Contoh:
h1, h2, h3 { /* Aturan gaya */}Daftar Selektor
Mendaftarkan beberapa selektor berdasarkan urutan prioritas untuk memilih yang paling sesuai.
Contoh:
div p,.myClass,#myID { /* Aturan gaya */}Aturan Penamaan Selektor
-
Nama selektor harus terdiri dari huruf, angka, garis bawah, atau tanda hubung.
-
Nama harus dimulai dengan huruf atau garis bawah.
-
Nama tidak boleh dimulai dengan angka.
-
Nama tidak boleh mengandung spasi.
Rekomendasi:
-
Gunakan nama yang bermakna: Nama selektor harus mencerminkan fungsi atau tujuan elemen yang dipilih dengan jelas.
-
Ikuti konvensi penamaan: Gunakan konvensi yang konsisten seperti camelCase atau kebab-case untuk meningkatkan konsistensi kode.
-
Hindari singkatan yang tidak bermakna: Hindari singkatan yang terlalu pendek atau tidak bermakna agar pengembang lain dapat memahami.
-
Ikuti semantik: Gunakan selektor semantik untuk meningkatkan keterbacaan dan pemeliharaan kode.